Minggu, 13 Maret 2011

lagi-lagi LDR! (part 1)

song :
Masihkah kau simpan
Mawar yang ku beri
Mungkin tak sewangi dulu
Mungkin tak seindah dulu
Tunggu aku ku akan datang...

oh tidaak!! gw bangett! lagi-lagi masalah LDR, yang pasti akan panjang jika dijabarkan dalam sebuah tulisan. sangat merumitkan dan selalu ada masalh bertubi-tubi datang dan pergi(pengalaman pribadi) haha.yang pasti LDR sangat menguras hati pokoknya, entahlah kalian setuju atau nggak, yang jelas ini adalah pengalaman pertamaku.
setiap hari sountracknya nggak pernah berubah, tetep aja cemburu menguras bak mandi, haha, menguras hati maksudnya.

mau nggak mau rasa saling percaya harus ditanamin dari awal. LDR memang benar-benar butuh banyak kesabaran. Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka, bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merasa rindu dan cemburu. yaah, ntah bagaimana cara menanamkan rasa saling percaya itu. godaan datang silih berganti, dan sepertinya memang harus lebih menguatkan iman dan taqwa untuk tetap berpendirian yang kokoh dan tetap berjalan dijalan yang benar untuk tujuan yang mulia, yaitu saling menjaga hati dan perasaan. jangan sampai berbelok arah dari komitmen semula.

memang makhluk seperti gw ini mudah terluka, tapi kalo kata om Mario Teguh, hati yang mudah terluka adalah hati yang sedang belajar mengenali penggunaan dari kepekaanya terhadap kejadian yang menganggu kedamaian dan haknya untuk berbahagia, ia bukanlah hati yang lemah, tapi justru adalah hati yang sedang didalamkan dan dibesarkan kemampuanya untuk menampung beban dan tanggung jawab untuk menguatkan dan membesarkan kehidupan dan sesamanya. haha, jadi wajarlah jika makhluk seperti gw ini sangat sensitif, dan kalian kaum lelaki harus bisa lebih peka dengan semua itu :) hehe.

menurut pengalaman gw, perbedaan waktu membuat komunikasi gg mulus. ntah karena sibuk atau apalah, yang pasti itu sangat membuat hubungan gg lancar dan bermasalah. jadi komunikasi amat sangat penting sekali. harus pandai-pandai mengatur waktu dan meluangkan waktu buat sekedar telepon dan melepas rindu.

Minggu, 06 Februari 2011

cemburu atau jelous?

Rasa cemburu bisa dikatakan sebuah emosi negatif yang timbul karena rasa tidak percaya pada pasangan. Ketidakpercayaan tersebut membuat rasa tidak aman pada diri, lalu muncul rasa cemburu. Terkadang saat cemburu Anda bisa mengendalikannya, tapi kadangkala tidak.

Jika tidak bisa mengendalikannya maka bisa timbul konflik yang akan berdampak negatif pada pasangan. Agar bisa lebih mengendalikan rasa cemburu, tentunya Anda harus mengetahui hal-hal apa saja yang memicu rasa cemburu.

Tidak merasa aman
Rasa takut ditinggalkan atau ketakutan hubungan tidak akan berhasil membuat rasa tidak aman. Rasa tersebut merupakan faktor utama pemicu rasa cemburu. Bahkan hal kecil bisa membuat rasa cemburu dan memicu konflik besar. Cobalah untuk lebih bisa menerima keadaan sepahit apapun itu. Jangan menyangkal dan merasa takut jika sedang menghadapai masalah dalam hubungan.

Posesif
Beberapa wanita memiliki sikap obsesif yang cukup besar. Gerak-gerik pasangan selalu ingin diketahui. Jika pasangan berteman dengan wanita lain Anda cepat curiga dan cemburu. Hal itu tentu saja bisa membuat pasangan merasa dibatasi.
Jika demikian, Anda malah membuat pasangan tidak nyaman dan bisa saja pergi karena sikap Anda. Sedikit demi sedikit, hilangkan sifat obsesif Anda. Jangan biarkan hal itu menguasai Anda karena bisa membuat hubungan hancur di tengah jalan.

Kurangnya komunikasi
Kurangnya komunikasi adalah salah satu pemicu rasa cemburu. Contohnya jika Anda dan pasangan jarang bertemu atau tidak saling mengetahui kegiatan masing-masing maka rasa cemburu mudah sekali timbul. Berkomunikasilah dengan lancar, saling mengetahui kegiatan masing-masing juga sangat penting.

Tidak percaya
Banyak wanita yang tidak pernah percaya dengan pasangannya dan begitu juga sebaliknya. Jika Anda tidak percaya pada pasangan bagaimana mungkin hubungan bisa berjalan lancar. Cobalah untuk mempercayai pasangan, jangan selalu mematahkan perkataannya. Hal itu bisa membuatnya terluka dan hubunganlah yang menjadi taruhannya.

Rabu, 19 Januari 2011

keep spirit (:

well
ini bukan sesuatu yang harus aku sesali, ini adalah saatnya aku harus bisa perbaiki sesuatu yang bikin aku down. ini adalah bagaimana caraku bekerja keras buat perbaiki dan bangun dari sebuah penyesalan yang salah. aku masih berhutang untuk membahagiakan orang-orang disekitaku dan membuat mereka bangga dengan segala yg aku miliki. bukan saatnya buat bersantai dan berleha-leha dengan kenyataan hidup yang berat dan mengalihkan pikiran, menganggap itu bukan hal yang penting. sering kali aku terpuruk dan merasa aku adalah orang yang paling menderita (hha kadang aku memang hiperbola menyikapi hal-hal yang membuat emosiku tak terkontrol, bisa dibilang lebay). ah tapi itu hanya sebentar terlintas dipikiranku, setelah aku berfikir jernih dan memakai akal sehatku (bukan berarti sebelumnya aku ga waras ya? hahaha). inilah saatnya buat bangkit dari keputus asaan yang slalu membayangi pikiranku. yaa, selama ini aku memang selalu gagal. tapi gg selamanya aku akan selalu gagal. aku pasti bisa! SMANGAD! (: